Shopping cart:
Jumlah = pcs
Keranjang
081222798117/087871204837/085883305313/08971617999
59B54A1E
Customer service 1
Customer service 1

asal mula sejarah hadroh

Thursday, June 11th 2015.

Hadhroh pertama kali di perkenalkan oleh seorang tokoh tasawuf yang sampai sekarang karya – karyanya masih di perbincangkan oleh pakar – pakar serta sarjana – sarjana di dunia timur maupun barat, beliau adalah Jalaluddin Rumi Muhammad bin Muhammad al-Balkhi al-Qunuwi. Adapun panggilan Rumi karena sebagian besar hidupnya dihabiskan di Konya (kini Turki), yang dahulu dikenal sebagai daerah Rum (Roma). Lahir di Balkh, Afghanistan pada 604 H atau 30 September 1207, Fariduddin Attar, seorang tokoh sufi, ketika berjumpa dengan Rumi yang baru berusia 5 tahun pernah meramalkan bahwa si kecil itu kelak akan menjadi tokoh spiritual besar. Sejarah kemudian mencatat, ramalan Fariduddin itu tidak meleset. Ayahnya, Bahauddin Walad Muhammad bin Husein, adalah seorang ulama besar bermadzhab Hanafi. Dan karena kharisma dan tingginya penguasaan ilmu agamanya, ia digelari Sulthanul Ulama (raja ulama). Namun rupanya gelar itu menimbulkan rasa iri pada sebagian ulama lain. Dan merekapun melancarkan fitnah dan mengadukan Bahauddin ke penguasa. Celakanya sang penguasa terpengaruh hingga Bahauddin harus meninggalkan Balkh, termasuk keluarganya. Ketika itu Rumi baru beruisa lima tahun.Sejak itu Bahauddin bersama keluarganya hidup berpindah- pindah dari suatu negara ke negara lain.
Mereka pernah tinggal di Sinabur (Iran timur laut). Dari Sinabur pindah ke Baghdad, Makkah, Malattya (Turki), Laranda (Iran tenggara) dan terakhir menetap di Konya, Turki. Raja Konya Alauddin Kaiqubad, mengangkat ayah Rumi sebagai penasihatnya, dan juga mengangkatnya sebagai pimpinan sebuah perguruan agama yang didirikan di ibukota tersebut. Di kota ini pula ayah Rumi wafat ketika Rumi berusia 24 tahun. Di samping kepada ayahnya, Rumi juga berguru kepada Burhanuddin Muhaqqiq at-Turmudzi, sahabat dan pengganti ayahnya memimpin perguruan. Rumi juga menimba ilmu di Syam (Suriah) atas saran gurunya itu. Ia baru kembali ke Konya pada 634 H, dan ikut mengajar pada perguruan tersebut. Setelah Burhanuddin wafat, Rumi menggantikannya sebagai guru di Konya. Dengan pengetahuan agamanya yang luas, di samping sebagai guru, ia juga menjadi da’i dan ahli hukum Islam. Ketika itu di Konya banyak tokoh ulama berkumpul. Tak heran jika Konya kemudian menjadi pusat ilmu dan tempat berkumpul para ulama dari berbagai penjuru dunia. Kesufian dan kepenyairan Rumi dimulai ketika ia sudah berumur cukup tua, 48 tahun. Sebelumnya, Rumi adalah seorang ulama yang memimpin sebuah madrasah yang mempunyai murid sebanyak 4.000 orang. Sebagaimana layaknya seorang ulama, ia juga memberi fatwa dan menjadi tumpuan ummat untuk bertanya dan mengadu. Kehidupannya itu berubah seratus delapan puluh derajat ketika ia berjumpa dengan seorang sufi pengelana, Syamsuddin/Syamsi Tabriz. Suatu saat, seperti biasanya Rumi mengajar di hadapan khalayak dan banyak yang menanyakan sesuatu kepadanya. Tiba- tiba seorang lelaki asing—yakni Syamsi Tabriz—ikut bertanya, “Apa yang dimaksud dengan riyadhah dan ilmu?” Mendengar pertanyaan seperti itu Rumi terkesima. Kiranya pertanyaan itu jitu dan tepat pada sasarannya. Ia tidak mampu menjawab. Berikutnya, Rumi berkenalan dengan Tabriz. Setelah bergaul beberapa saat, ia mulai kagum kepada Tabriz yang ternyata seorang sufi. Ia berbincang-bincang dan berdebat tentang berbagai hal dengan Tabriz. Mereka betah tinggal di dalam kamar hingga berhari-hari. Sultan walad, putera Rumi, mengomentari perilaku ayahnya itu, “Sesungguhnya, seorang guru besar tiba-tiba menjadi seorang murid kecil. Setiap hari sang guru besar harus menimba ilmu darinya, meski sebenarnya beliau cukup alim dan zuhud. Tetapi itulah kenyataannya. Dalam diri Tabriz, guru besar itu melihat kandungan ilmu yang tiada taranya. ”Rumi benar-benar tunduk kepada guru barunya itu. Di matanya, Tabriz benar-benar sempurna. Cuma celakanya, Rumi kemudian lalai dengan tugas mengajarnya. Akibatnya banyak muridnya yang protes. Mereka menuduh orang asing itulah biang keladinya. Karena takut terjadi fitnah dan takut atas keselamatan dirinya, Tabriz lantas secara diam-diam meninggalkan Konya. Bak remaja ditinggalkan kekasihnya, saking cintanya kepada gurunya itu, kepergian Tabriz itu menjadikan Rumi dirundung duka. Rumi benar-benar berduka. Ia hanya mengurung diri di dalam rumah dan juga tidak bersedia mengajar. Tabriz yang mendengar kabar ini, lantas berkirim surat dan menegur Rumi. Karena merasakan menemukan gurunya kembali, gairah Rumi bangkit kembali. Dan ia mulai mengajar lagi. Beberapa saat kemudian ia mengutus putranya, Sultan walad untuk mencari Tabriz di Damaskus. Lewat putranya tadi, Rumi ingin menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf atas tindakan murid-muridnya itu dan menjamin keselamatan gurunya bila berkenan kembali ke Konya. Demi mengabulkan permintaan Rumi itu, Tabriz kembali ke Konya. Dan mulailah Rumi berasyik-asyik kembali dengan Tabriz. Lambat-laun rupanya para muridnya merasakan diabaikan kembali, dan mereka mulai menampakkan perasaan tidak senang kepada Tabriz. Lagi-lagi sufi pengelana itu, secara diam-diam meninggalkan Rumi, lantaran takut terjadi fitnah. Kendati Rumi ikut mencari hingga ke Damaskus, Tabriz tidak kembali lagi. Rumi telah menjadi sufi, berkat pergaulannya dengan Tabriz. Kesedihannya berpisah dan kerinduannya untuk berjumpa lagi dengan gurunya itu telah ikut berperan mengembangkan emosinya, sehingga ia menjadi penyair yang sulit ditandingi. Guna mengenang dan menyanjung gurunya itu, ia tulis syair- syair, yang himpunannya kemudian dikenal dengan nama Divan-i Syams-i Tabriz. Ia bukukan pula wejangan-wejangan gurunya, dan buku itu dikenal dengan nama Maqalat-i Syams Tabriz. Rumi kemudian mendapat sahabat dan sumber inspirasi baru, Syekh Hisamuddin Hasan bin Muhammad. Atas dorongan sahabatnya itu, ia berhasil selama 15 tahun terakhir masa hidupnya menghasilkan himpunan syair yang besar dan mengagumkan .

Incoming search terms:

    #guru besar hadroh marawis

Jual Angklung 18 nada(2 oktav)

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : 081222798117/087871204837/085883305313/08971617999
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJual Angklung 18 nada(2 oktav)
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Rebana Jumbo SSN 7

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : 081222798117/087871204837/085883305313/08971617999
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangRebana Jumbo SSN 7
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Rebana Laski Ukir Air Brush

Rp 3.500.000/set
Detail
Order Sekarang » SMS : 081222798117/087871204837/085883305313/08971617999
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangRebana Laski Ukir Air Brush
Harga Rp 3.500.000/set
Lihat Detail »

Marawis Batik Airbrush

Rp 3200.000/set
Detail
Order Sekarang » SMS : 081222798117/087871204837/085883305313/08971617999
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodemb 01
Nama BarangMarawis Batik Airbrush
Harga Rp 3200.000/set
Lihat Detail »

Dumbuk Batu Alumunium Putih

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : 081222798117/087871204837/085883305313/08971617999
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangDumbuk Batu Alumunium Putih
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

Hadrah Jepara Putih Mutiara

Rp (hubungi cs)
Detail
Order Sekarang » SMS : 081222798117/087871204837/085883305313/08971617999
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHadrah Jepara Putih Mutiara
Harga Rp (hubungi cs)
Lihat Detail »

BAS MANGKOK RING JEPARA 50 CM

Rp 1.500.000/pcs
Detail
Order Sekarang » SMS : 081222798117/087871204837/085883305313/08971617999
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBAS MANGKOK RING JEPARA 50 CM
Harga Rp 1.500.000/pcs
Lihat Detail »

HAJIR MARAWIS KULIT PUTIH

Rp 600.000,-/pcs
Detail
Order Sekarang » SMS : 081222798117/087871204837/085883305313/08971617999
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeBKP 03
Nama BarangHAJIR MARAWIS KULIT PUTIH
Harga Rp 600.000,-/pcs
Lihat Detail »

Rekening Bank

2400236766 a.n. Badruzaman
1680000673192 a.n. Badruzaman
00190105041502 a.n. Badruzaman

Pengiriman

Social Media

081222798117/087871204837/085883305313/08971617999

Pin BB : 59B54A1E

Customer service 1